Aku sakit, Kau sakit (2025)




Memang sudah waktunya
ketika mencapai batasnya,
ambisi pun terhenti seketika.

Memang pada akhirnya
ketika sampai pada harinya,
impian kian sirna.

Aku melihatmu berdiri
Aku memandangmu menari
Aku mendengarmu bernyanyi


namun,


Ragamu meminta untuk segera diobati.



Bukan karena tersakiti
Bukan pula disakiti
Bukan karena lelah hati
Namun kau telah mencapai batas diri


Sedih kurasa,
Ikhlas kucoba,
Senyum kucoba,
Namun yang kudapat berbeda..


Bahwa sakit pada ragamu, adalah sakit dihatiku..





Komentar